Make your own free website on Tripod.com

k i m i a

menu

info.....

Rubrik 1

Rubrik 2

Kita perlu Tahu..

Lingkungan

Step by Step

L

e

a

r

n

¡

n

g

Kimia...

Mol...


Konsep mol merupakan konsep yang sangat penting dalam ilmu kimia. Konsep ini merupakan konsep dasar dalam perkembangan ilmu kimia karena konsep ini terus berhubungan dengan konsep-konsep lainnya dalam ilmu kimia.



Dalam konsep mol terdapat beberapa rumus umum yang telah diketahui dan terus digunakan dalam perkembangan ilmu kimia. Rumus-rumus tersebut adalah :

gram = mol x (Ar atau Mr)

Rumus di atas dapat digunakan untuk menghitung kandungan (gram) suatu senyawa atau unsur apabila telah diketahui jumlah molnya. Dengan gram dalam gr, mol dalam mol, dan Ar atau Mr merupakan massa atom relatif (Ar) atau massa molekul relatif (Mr) dari suatu unsur atau senyawa.

Jumlah partikel = mol X L

Rumus di atas adalah rumus hubungan antara mol dengan jumlah partikel, dapat digunakan untuk menghitung jumlah partikel senyawa atau unsur apabila diketahui jumlah molnya. Rumus di atas dapat juga digunakan untuk menghitung jumlah mol suatu senyawa atau unsur. Dalam rumus dia atas terdapat L yang merupakan tetapan Avogadro dengan nilai sebesar 6,02 X 1023.

V = mol x 22,4

Rumus ini merupakan hubungan antara mol dengan isi / volume suatu senyawa atau unsur. Rumus ini digunakan untuk menghitung nilai volume suatu senyawa / unsur (dalam liter), dan dapat juga dipakai untuk menghitung jumlah mol senyawa / unsur.

Hukum Proust

Hukum Proust disebut juga hukum perbandingan tetap. Hukum Proust digunakan untuk menentukan berat (gr) suatu unsur dalam senyawanya.

Apabila terdapat suatu senyawa XpYq, maka dengan menggunakan hukum Proust, kita dapat menentukan berat masing-masing unsur penyusunnya (X dan Y) dengan menggunakan rumus perbandingan tetap :

berat X = [(p.Ar X): Mr senyawa] x berat senyawa

berat Y = [(q.Ar Y): Mr senyawa] x berat senyawa

Dengan p merupakan jumlah atom unsur X dan q merupakan jumlah atom unsur Y.

Rumus Kimia

Dalam ilmu kimia terdapat 2 jenis rumus kimia, yaitu rumus empiris dan rumus molekul. Rumus empiris menunjukkan perbandingan yang paling kecil dari atom-atom penyusun suatu senyawa, sedangkan rumus molekul menunjukkan jumlah atom-atom dari unsur- unsur yang membentuk senyawa. Cara menentukan rumus empiris dari suatu senyawa :

Pertama, tentukan berat masing-masing unsur pembentuk senyawa. Kemudian bagi masing-masing berat unsur dengan Ar nya masing-masing sampai mencapai perbandingan mol yang terkecil antara unsur-unsur pembentuk senyawa.

Cara menentukan rumus molekul senyawa :

Pertama, cari rumus empiris senyawa dengan cara di atas, lalu cari Mr senyawa tersebut. Kemudian tentukan suatu nilai 'n' dengan hubungan sebagai berikut :

(rumus empiris)n = Mr

(XpYq)n = Mr

pn + qn = Mr

n = ...

Setelah menemukan harga 'n' , masukkan kembali harga n tersebut pada rumus empiris untuk mendapatkan rumus molekul :

Rumus molekul = (rumus empiris)n

Rumus molekul = (XpYq)n

Rumus molekul = XpnYqn

beberapa contoh :

*Besi (Fe) bereaksi dengan H2S04 sesuai dengan persamaan : Fe + H2S04 ----> Fe2(S04)3 + H2 (reaksi belum setara). Jika H2 yang terbentuk sebanyak 30 gram, berapa gram Fe yang diperlukan ?

jawab :

---> mol H2 = gr H2 : Mr H2 = 30 : 2 = 15 mol

Reaksi yang setara : 2Fe + 3H2SO4 ---> Fe2(SO4)3 + 3H2

---> mol Fe = (2/3)x 15 mol = 10 mol

---> gr Fe = mol Fe x Ar Fe = 10 x 56 = 560 gr Fe

*Jika L = 6,02 x 1023, berapa mol karbon yang mengandung 6,02 x 1024 partikel ?

Jawab :

diketahui jumlah partikel (jp) = 6,02 x 1024 partikel, maka mol karbon :

mol C = jp : L = 6,02 x 1024 : 6,02 x 1023 = 10 mol

*Jika suatu senyawa tersusun atas 40% karbon dan 60% oksigen, bagaimana rumus empiris senyawa tersebut ?

Jawab :

---> misalkan senyawa tersebut sebanyak 100gr

---> maka banyaknya karbon adalah : 40% x 100 = 40gr dan banyaknya oksigen : 60% x 100 = 60gr

---> banyaknya mol C = gr C : Ar C = 40 : 12 = 3 mol

---> banyaknya mol O = gr O : Ar O = 60 : 16 = 3,7 mol ~ 4 mol

---> rumus empiris senyawa : C(mol C)O(mol O) = C3O4

*Berapakah massa belerang yang terdapat pada 20 gr H2SO4 (H=1;S=32;O=16) ?

Jawab :

---> diketahui belerang (S) dengan Ar=32 memiliki 1 atom (n=1) dalam senyawanya

---> massa molekul relatif senyawa = (2x1)+ 32 +(4x16) = 2 + 32 + 64 = 98

---> gr belerang = [(n x Ar belerang):Mr senyawa] x gr senyawa

---> gr belerang = [(1 x 32):98] x 20 = 6,4 gr

<--- kembali ke halaman utama

© Copyright 2004