Make your own free website on Tripod.com

Step by Step...





Proses belajar...




Belajar, ya, kata-kata tersebut sudah tidak asing lagi bagi kita.

Hal tersebut sudah merupakan bagian yang tak terpisahkan dalam kehidupan kita. Setiap hari kita melakukan proses tersebut bahkan mungkin tanpa kita sadari kita melakukan suatu proses belajar. Namun, pertanyaan yang mungkin timbul adalah,"Apakah proses belajar kita menghasilkan hasil yang maksimal?", pertanyaan tersebut kadang kita lupakan manakala kita sedang melakukan suatu proses belajar. Kita bisa jadi tidak memiliki target yang akan dicapai dari proses belajar kita apabila kita tidak tahu untuk apa kita melakukan hal tersebut.

Proses belajar sebetulnya telah kita mulai dari semenjak kita kecil. Rasa ingin tahu kita muncul sejak kita masih kecil, begitu juga dengan proses mencontoh dan mengikuti hal-hal yang ada di sekitar kita sewaktu kita masih kecil, hal ini sudah menjadi suatu proses belajar.

Proses ini terus berlanjut seiring dengan semakin bertambahnya umur seseorang. Ketika menginjak usia 5 atau 6 tahun, seseorang biasanya sudah mulai mengikuti ajaran pendidikan, biasanya orangtua memasukkan anak mereka ke Taman Kanak-kanak (TK) di usia anak mereka tersebut. Hal ini merupakan proses kelanjutan dari proses belajar yang sebelumnya telah dimulai. Dalam hal ini tentunya terdapat perbedaan ilmu yang diterima yang lebih bervariasi lagi. Di TK, anak-anak akan mendapatkan ilmu-ilmu dasar yang bisa mereka serap pada usia mereka.

Tidak berhenti sampai disitu, proses belajar akan terus berlangsung dalam hidup kita. Setelah lulus dari TK biasanya anak-anak meneruskan pendidikan mereka ke Sekolah Dasar (SD). Seiring dengan bertambahnya level pendidikan, maka bertambah banyaklah ilmu-ilmu yang akan diserap. Dari mulai pendidikan di SD hingga SLTP dan SMU, seseorang akan mendapatkan banyak macam ilmu untuk dipelajari. Hal ini akan membuat suatu perkembangan ilmu pengetahuan dalam diri seseorang.

Berbagai aspek kehidupan yang ada di dunia ini merupakan

ilmu yang sangat berharga bagi manusia. Seseorang dapat menciptakan mobil untuk memudahkan transportasi karena sebelumnya orang-orang harus menempuh jarak yang jauh dengan kendaraan hewan, jalan kaki, atau alat lainnya yang belum secanggih mobil. Begitu juga dengan pembuatan komputer. Dengan adanya komputer memungkinkan menyederhanakan dan memudahkan kerja manusia dan juga kegiatan berkomunikasi antara seseorang dengan yang lainnya. Di samping alat-alat tersebut, masih banyak lagi alat-alat yang telah diciptakan manusia untuk mendukung berbagai kegiatan hidup. Hal ini tentu sebelumnya dimulai dari proses belajar. Manusia mulai memahami suatu hal, lalu berusaha untuk menciptakan sesuatu yang diharapkan akan memberikan manfaat dan kemudahan untuk berbagai kegiatan manusia. Dengan kemampuan berpikirnya umat manusia telah mencapai kemajuan perkembangan teknologi yang diharapkan bisa mendukung kelangsungan hidupnya. Semua ini tentu tidak lepas dari proses belajar.

Mengingat begitu pentingnya kegiatan belajar, maka dibutuhkan suatu hasil yang maksimal dari proses pembelajaran tersebut. Untuk mencapai hal tersebut tentunya diperlukan strategi yang jitu dalam belajar. Namun demikian, hal ini tidak terlepas dari kesadaran seseorang untuk terus belajar dengan dorongan penuh semangat dalam dirinya.

Hal ini mungkin bisa menjadi suatu hal yang sulit untuk diterapkan pada diri seseorang. Ya, semangat bertentangan dengan rasa malas. Sifat malas dapat menghantui seseorang yang sedang atau akan melakukan aktivitas, termasuk kegiatan belajar. Hal ini mungkin sering terjadi pada orang yang sedang belajar. Apabila telah diselimuti rasa malas, seseorang gagal untuk melaksanakan rencana yang telah ia buat sebelumnya. Apabila disadari, hal ini akan membuat proses belajar menjadi tertunda dan jika telah terbiasa dengan sifat malas, bisa-bisa kegiatan belajar menjadi terlarut-larut dan bahkan terlupakan.

Untuk mengatasi hal tersebut, khususnya apabila dalam melakukan belajar ilmu-ilmu pendidikan di suatu lembaga pendidikan (sekolah), diperlukan suatu dorongan yang positif untuk melakukan proses belajar. Dorongan ini biasanya timbul apabila seseorang telah mengetahui manfaat yang akan diraih jika ia belajar dengan baik atau jika seseorang memiliki keinginan yang kuat untuk mencapai suatu target. Karena itu, ada baiknya jika sebelum memulai belajar, kita mengetahui manfaat apa yang akan diraih dengan belajar tersebut. Dengan demikian, kita akan memiliki semangat dalam belajar. Semangat inilah yang harus terus dipertahankan dalam proses belajar.

Mulailah dengan berdoa dan merencanakan target yang hendak kita capai dalam belajar yang akan dilakukan. Berpikirlah positif bahwa kita pasti akan berhasil dalam belajar serta hilangkan semua keragu-raguan yang muncul ketika akan memulai belajar. Setelah itu, mulailah melakukan belajar untuk mendapatkan ilmu yang telah ditargetkan. Pastikan semangat kita selalu ada selama proses belajar.

Selain semangat, kita juga memerlukan keterampilan dan berpikir kritis

dalam belajar. Salah satu hal yang harus diperhatikan adalah ketika kita menemui kesulitan ditengah-tengah proses belajar. Jika hal ini tidak dapat kita atasi, maka semangat kita untuk belajar bisa jadi menurun. Hal ini bisa juga menghambat penyerapan materi pelajaran yang kita lakukan. Jika terjadi hal demikian, jangan-jangan kita malah berhenti belajar karena malas melanjutkan gara-gara menemui kesulitan belajar.

Apabila kita menemui kesulitan dalam belajar, kita hendaknya tidak langsung memutuskan untuk 'malas' melanjutkan belajar. Berusahalah untuk memecah kebuntuan dengan kemampuan yang kita miliki, optimislah bahwa kita dapat mengatasi kesulitan itu. Jika setelah berusaha kita masih mengalami kebuntuan, kita bisa menanyakan kesulitan tersebut pada orang yang kita percayai dapat membantu kita, seperti teman, tetangga, kakak, dan yang lainnya. Selain itu, kita juga bisa mencoba untuk menemukan jawaban dari buku-buku lainnya.

Belajar memang memerlukan suatu proses dan tidak jarang kita menemukan kesulitan di dalamnya. Namun demikian, kita harus tetap berpikir positif bahwa kita mampu untuk sukses dalam belajar dan mencapai target belajar yang kita inginkan.

(B-D)








Ke Halaman utama

enjoy...absis #